Bos PT Sinarmas Dilaporkan Atas Dugaan TPPU

Bos PT Sinarmas Dilaporkan Atas Dugaan TPPU

Bos PT Sinarmas Dilaporkan Atas Dugaan TPPU – Dilaporkan para tanggal 10 Maret 2021 yang lalu telah dilaporkan ke Pihak Kepolisian atas dakwaan dan dugaan penipuan, pencucuain uang ataupun perbuatan curang dan juga penggelapan dana atas jabatan serta berbagai tindakan TPPU yang dilakukan.

Kedua Bos PT. Sinarmas tersebut diantaranya adalah Komisaris Utama Indra Widjaya sebagai pemilik dan Kokarjadi Chandra sebagai  Dirut PT. Sinarmas Sekuritas. Hal itu pun diungkapkan dikarenakan masalah yang terjadi di tahun 2015 lalu. Untuk berita lengkap mohon ikutin artikel lengkapnya dibawah ini sebagai berita populer yang telah disiapkan oleh redaksi https://www.sb10mad.com/

Dua Orang Bos PT Sinarmas Dilaporkan Atas Dugaan TPPU Oleh Pengusaha Solo

Bos PT Sinarmas Dilaporkan Atas Dugaan TPPU

Semua itu pun diawali dengan kerjasama PT. EEI atau Exploitasi Energi Indoensia yang merupakan pemasok tunggal batu bara di Dunia PLN dengan durasi kerjasama 20 tahun. Dan dikarenakan kebutuhannya yang sangat besar tersebut dan memberikan jabatan Komisaris Kepada Andri Cahyadi.

Namun setelah kerjasama berlangsung kurang lebih 1 tahun semuanya berbeda dikarenakan perusahaan sama sekali tak mendapatkan profit. Dan ditahun 2017 lalu akhirnya perusahaan pun memiliki utang lebih dari Rp 4 triliun pada waktu itu.  Sungguh menurut Andi bahwa hal itu adalah ketidak sesuaian ataupun terjadi kesalahan.

Bos PT Sinarmas Dilaporkan Atas Dugaan TPPU

Jadi tentunya setelah dihitung ulang kembali malah mendapatkan perbedaan biaya dengan total kerugian yang bertambah menjadi Rp 15,3 triliun dikarenakan keuntungan yang didapatkan sangat sedikit. Mengenai kasus yang dialaminya ini pun PT. Sinarmas kemudian mengandenga pengacara Hotman Paris yang sangat memberikan sanggahan atas semua unsur dan tindakan yang dilakukan oleh kliennya.

Sesuai dengan informasi dari Hotman Paris selaku Pengacara PT. Sinarmas bawah utang lama yang tak dilunasi tersebut kemudian memberikan serta engalihkan perusahaan Andri Cahyadi yang kemudian dipakian oleh pihak Kreditur dalam hal pelunasan utangnya tersebut. Sehinga PT. Sinarmas sendiri tak ada sangkut paut dengan kasus TPPU ini. Jadi tentunya semua permasalahan ini pun paling tepat dilakukan dan diproses dengan cara melalui meja hijau di persidangan nantinya, Cetus Hotman Paris di media.